Perbedaan Buzzer dan Influencer

Perbedaan Buzzer dan Influencer

Belum lama ini istilah buzzer ramai dibicarakan di berbagai media sosial sering dikaitkan dengan berbagai kegiatan politik. Jadi apa itu buzzer, seorang peneliti media sosial bernama erna nasution menyebut buzzer adalah sebuah akun media sosial yang tidak memiliki reputasi untuk dipertaruhkan. 

Ia juga menyebut orang-orang itu memiliki niat tertentu dalam menyebarkan informasi. Kemudian istilah lain yang ramai tersebar adalah influencer. Influencer berbeda dengan buzzer, influencer merupakan akun media sosial yang memiliki identitas yang jelas bahkan identitas dari seorang influencer dapat ditemukan dengan mudah. Banyaknya buzzer yang menyebar informasi tidak jelas memberikan efek buruk pada masyarakat. 

Banyak masyarakat yang merasa bingung dengan berbagai info yang tersebar di media sosial. Maka, hati-hati dalam menerima informasi yang tersebar di media sosial ya.

Saat ini, 1 sampai 2 tahun terakhir profesi influencer menjadi profesi yang cukup menjanjikan. Dalam artikel kali ini saya ingin membahas apa sih sebenarnya pengertian dari influencer, dan apa saja jenis-jenis dari influencer serta apa keunggulan dan kekurangan dari masing-masing jenis influencer ini. Makanya baca artikel ini sampai selesai ya. Influencer itu dari kata influenza yang artinya mempengaruhi jadi bisa dibilang seorang influencer itu adalah orang yang memiliki kemampuan untuk mempengaruhi.

Influencer memiliki peran untuk mempromosikan produk. Kayak misalnya kita tahu ya kalau di lingkungan rumah, ada ibu-ibu pkk misalnya, atau ibu-ibu sosialita yang bilang ke temannya, eh jeng jeng aku pakai lipstik x loh enak lipstiknya warnanya bagus-bagus gitu. Nah terus teman-teman ini terpengaruh untuk ikut beli juga.

Akhirnya kemampuan mempengaruhi ini bisa mempengaruhi ibu pkk tadi untuk membeli. Nah, itu kan di dunia nyata,di dunia maya atau di dunia online profesi influencer itu identik sekali dengan sosial media. Jadi bisa di asosiasi-asosiasi kan bahwa influencer itu memiliki banyak follower di akun sosial medianya. Pasti kamu juga sering melihat postingan teman teman kita sendiri yang dia bercerita misalnya tentang makanan disini enak banget kayak gitu. Terus kita merasa jadi pengen juga makan di warung makan itu. Secara tidak langsung teman kita itu sudah menjadi seorang influencer. Cuma mungkin banyak yang tidak sadar dan tidak mengambil itu sebagai profesinya. Padahal kalau diitung-itung profesi itu bisa lumayan menghasilkan uang yang lumayan.

Sekarang kita bahas tentang jenis-jenis influencer dan jenis-jenisnya. Nah kita bisa membaginya berdasarkan kelompoknya. Misalnya dia influencer untuk instagram, influencer twitter, influencer youtube atau influencer facebook. Biasanya kalau di instagram bilangnya selebgram gitu ya. 

Apapun istilahnya tapi intinya sama. Mereka itu adalah orang yang memiliki kemampuan untuk mempengaruhi orang lain. Yang akan saya bahas disini adalah tentang instagram ya. Jenis-jenis influencer bisa dilihat berdasarkan jumlah follower di instagramnya. Patokan jumlah ini juga terus bergeser. Semakin berkembangnya zaman, semakin berubah juga. Dulu tuh kayak follower 1000 aja tuh kayak banyak banget gitu kan ya. 

Nilai 10.000 tuh udah banyak banget karena memang pengguna instagram juga masih terbatas. Nah kemudian sekarang kayaknya follower seorang influencer sampai juta-jutaan gitu. Nah makanya pembagian ini disebut sebagai mega influencer. Yaitu influencer yang memiliki akun instagram dengan follower di atas 1.000.000. Orang ini biasanya artis selebritis yang memang sudah kesohor di negeri ini. 

Biasanya akun instagramnya followersnya lebih dari satu juta disebut mega influencer. Kemudian yang kedua biasa disebut dengan macro influencer. Berapa follower instagram makro? Yang pasti dibawah satu juta. Biasanya antara 100.000 sampai dengan 1000.000. Kemudian ada lagi namanya micro-influencer, biasanya micro-influencer ini followernya antara 10.000 sampai dengan 100.000 follower. Nah lagi ngetrennya influencer ini lagi banyak dipakai karena kan dia kayak nggak terlalu sedikit tapi juga nggak terlalu banyak. 

Kemudian ada juga namanya nano influenza. Influenza ini adalah influencer dengan follower instagram di bawah 10.000 biasanya minimal 1000 ya ada juga yang bilang minimal 5.000 tapi patokan ini memang tergantung dari brand yang mau pakai jasa mereka. Tidak ada patokannya. Nah kalau misalnya orang yang dibawah 1000 gimana bisa nggak sih ikut-ikut kayak gitu? Kan lumayan kalau mendapat endorse gitu kan misalnya bisa mendapat uang dan penghasilan dari internet. 

Misalnya, ada juga yang tugasnya komen kayak gitu kan nggak perlu minimal follower berapa juga tetep tetap ada. Tapi kemungkinan untuk dapat job pekerjaan ini terbatas. Kembali lagi ke mega influencer, biasanya kalau mega influencer itu kan followers banyak banget. Nah menggunakan jasa mega influencer itu membuat kredibilitas dari produk kita terjamin karena memakai artis yang terkenal dan bisa juga meningkatkan gengsi produknya. 

Postingan terkait: